Senin, 21 Oktober 2013
CAT RAMAH LINGKUNGAN
Tingginya permintaan akan cat ramah lingkungan mendorong produsen cat Bio Industries mulai membidik pasar dalam negeri yang selama ini pasokannya hanya dipenuhi berdasarkan permintaan.
“Pasar terbanyak cat kami adalah pasar dalam negeri. Konsumen kami adalah para perajin, yang produknya menggunakan bahan dasar kayu,” kata Dirut Bio Industries, Z Arifin Wicaksono, di Jakarta, pekan lalu.
Arifin mengakui, meski belum begitu dikenal, cat berbasis air yang dibuatnya sudah merambah pasar Bali, Cirebon, dan Yogyakarta. “Untuk mengisi pasar dalam negeri, kami juga akan menjalin kerja sama dengan sejumlah distributor. Tujuan kami agar bisa mengisi pasar di tingkat ritel,” katanya.
Pasar Luar Negeri
Untuk kota-kota di luar negeri, kata dia, produknya sudah tidak asing bagi mereka yang tinggal di Eropa, Amerika, dan Jepang. “Kami sudah mengekspor cat berbasis air ini sejak tahun 2007. Pasar kami cukup besar untuk tiga negara tersebut,” ujar Arifin.
“Jujur saja, sejak berdiri awal tahun 2000-an, kami belum fokus ke pasar lokal. Saat itu permintaan akan cat ramah lingkungan, dalam hal ini yang berbasis air, sangat terbatas. Tetapi setelah tingkat kesadaran warga meningkat, kami pun siap memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri,” ia melanjutkan.
Arifin menjelaskan, cat berbasis air yang dikembangkan untuk sementara ini masih menyasar kebutuhan industri yang menggunakan kayu sebagai basis produksi, kebutuhan produk arsitek, serta industri kerajinan dan mainan anak.
“Kami optimistis dapat bersaing karena cat berbasis air yang kami buat telah mendapatkan sertifikat ramah lingkungan dari TUV Rheinland serta memenuhi standar ramah lingkungan The European Chemicals Agency atau ECHA dan Regulasi Registration, Evaluation, Authorisation, and Restriction of Chemicals atau REACH untuk Uni Eropa dan persyaratan regulasi US-Environmental Protection Agency tentang volatile organic compound (VOC content) untuk pasar Amerika Serikat,” ujarnya.
Tidak Mudah Dapatkan Sertifikat
Arifin mengakui, tidak mudah mendapatkan sertifikat ramah lingkungan yang didapat oleh produk buatannya. Pasalnya, aturan dan syarat yang harus dipenuhi sangat ketat; di antaranya, kata dia, jumlah kandungan bahan kimia berbahaya bagi kesehatan manusia, seperti formalin, merkuri, timbal, benzene, serta 72 bahan kimia berbahaya lainnya harus dibatasi.
“Dengan bekal sertifikat tersebut, cat atau bahan finishing buatan Bio Energies sangat aman digunakan baik untuk interior maupun eksterior, bahkan untuk produk anak-anak atau bayi sekalipun,” tuturnya.
Untuk mengetahui secara detail mengenai cat berbasis air yang diproduksi Bio Energies, silakan datang ke ajang The International Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA) di Hall C No 12, JI Expo Kemayoran, Jakarta, pada 11-14 Maret 2013.
Sumber : Sinar Harapan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar