Senin, 21 Oktober 2013
PEMANFAATAN ENERGI FLUIDA UNTUK SISTEM SISTEM PINTUAIR BENDUNGAN OTOMATIS
Perkembangan teknologi dari zaman ke zaman semakin menjadi canggih dengan cepatnya, sehingga pekerjaan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung menjadi semakin mudah dan ringan. Dalam hal ini adalah salah satunya akan pemanfaatan energi fluida yang dimampatkan atau yang lebih kita kenal dengan istilah sistem hidrolik, sehingga dari energi tersebut dapat dikonversikan menjadi sebuah tenaga mekanis.
Aplikasi dalam hidrolik tersebut dapat kita rasakan manfaatnya sekarang, seperti digunakan untuk alat-alat berat contohnya forklift, dalam zaman sekarang industri mana yang tidak menggunakan alat tersebut sebagai alat angkat dan angkut hasil produksi, selain dalam dunia industri sistem hidrolik juga dapat diaplikasikan pada bendungan air.
Pada umumnya bendungan air dimanfaatkan untuk menahan laju air, kemudian dari laju air tersebut dapat dimanfaatkan kembali untuk menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) namun dari laju air tersebut tidak semuanya bermanfaat bagi kehidupan manusia tetapi malah menimbulkan suatu kerugian bagi manusia misalnya seperti banjir, banjir bisa terjadi karena peningkatan volume air yang berlebihan dari kapasitas bendungan tersebut dan juga karena kelalaian operator penjaga bendungan yang tidak rutin melakukan monitoring volume air pada bendungan tersebut.
Dengan menerapkan sistem kendali pintu air menggunakan sistem otomasi hidrolik diharapkan dapat meringankan tugas dari penjaga air dengan tujuan mengoptimalkan fungsi dari pintu air tersebut sehingga dapat mengurangi resiko peningkatan volume air yang berlebihan. Dalam sistem otomasi hidrolik diperlukan perangkat-perangkat elektrik, mekanik dan juga hidrolik.
Perangkat elektrik disini tugasnya untuk memberi perintah pada perangkat mekanik dan hidrolik, sehingga ketika volume air mulai menyentuh perangkat elektrik berupa limit switch pada volume tertentu, kemudian sistem elektrik mulai memberi perintah pada mekanik dan hidrolik, setelah elektrik memberi perintah selanjutnya sistem hidrolik dalam hal ini berupa perangkat Electric Valve Hydraulic (EVH) memberikan sebuah tenaga berupa perpindahan arah menggunakan media fluida yang mempunyai pressure kemudian dikonversikan ke user (cylinder, hydromotor, dll), dari fluida yang mempunyai pressure kemudian dimampatkan sehingga menghasilkan energi mekanik yang menggerakan pintu air tersebut secara otomatis.
Untuk mengatasi hal ini, maka diterapkanlah sistem otomasi hidrolik yang memanfaatkan energi fluida untuk mengoptimalkan fungsi bendungan air, oleh karena itu penulis menuangkannya dalam judul “PEMANFAATAN ENERGI FLUIDA UNTUK SISTEM SISTEM PINTUAIR BENDUNGAN OTOMATIS”.
Tujuan dan Manfaat
Untuk memanfaatkan aplikasi sistem hidrolik terhadap bendungan.
Untuk mengoptimalkan fungsi bendungan.
GAGASAN
Kondisi Kekinian
Pintu air bendungan saat ini menggunakan sistem tenaga manual (manusia) untuk menggerakan pintu air tersebut, sehingga diperlukan tenaga yang cukup besar untuk menggerakannya, kendala yang dihadapi saat ini adalah dari berbagai faktor-faktor yang terjadi pada manusia sehingga bisa menyebabkan kelalaian atau sebuah hambatan yang dampaknya bisa menyebabkan banjir atau bencana lain.
Manusia menggerakan pintu air tersebut dengan cara memutar sebuah komponen, yang mana komponen itu menggunakan sistem ulir ganda dalam segi mekanisnya.
Solusi yang pernah dilakukan
Dari jurnal skripsi (Donny Waldi, Universitas Putra Indonesia”YPTK”, Padang) solusi yang pernah ditawarkan adalah melalui jaringan wifi yang dilengkapi status ketinggian air dengan menggunakan borland delphi. Sehingga sistem kerjanya menggunakan perangkat komputer dan diprogram secara otomatis, ketika level air sudah mencapai maksimum, maka alarm akan bunyi, kemudian petugas penjaga bendungan dapat memantau dan mengendalikan pintu air bendungan beserta level ketinggian air tersebut.
Kehandalan Gagasan
Dari penelitian ini maka akan menggunakan alat yang disebut cylinder hydraulic, cylinder ini sangat bergantung pada pressure fluida. Keuntungan alat ini adalah dapat digunakan pada perangkat-perangkat yang digunakan untuk alat berat, kemudian langkah dari cylinder tersebut dapat disetel sesuai keinginan user.
Kebanyakan pintu air bendungan menggunakan ulir ganda untuk menggerakan atau membuka pintu air tersebut ketika volume air sudah berlebihan, hal tersebut dilakukan dengan gaya mekanis dan pelakunya adalah manusia, yang terkadang jika volume air tidak dimonitor karena kelalaian petugas secara berkesinambungan bisa membludak dan menyebabkan banjir.
Jika menggunakan perangkat hidrolik secara mekanik, pintu air dapat digerakan dan dapat diatur ketinggiannya secara otomatis ketika level air tersebut sudah mencapai batas maksimal pengaturannya, maka cylinder akan bergerak membuka pintu hingga batas yang ditentukan.
Berikut sirkuit diagram hidrolik secara mekanis :
Gambar 1. Posisi Maintain
Gambar 2. Posisi cylinder Up
Gambar 3. Posisi cylinder Down
Keterangan : - Gambar 1 adalah posisi maintain (posisi pintu air dalam stand by)
Gambar 2 adalah posisi cylinder up (posisi pintu air diangkat(membuka) dengan ketinggian tertentu)
Gambar 3 adalah posisi cykinder down (posisi pintu air ditarik kembali(menutup) setelah volume air berkurang
Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan sistem mekanis dari pintu air bendungan yang menggunakan sistem ulir ganda dengan tenaga manual, pada penelitian ini kita mengembangkan dari tenaga manual tersebut dengan tenaga hidrolik yang otomatis, dari penelitian tidak merubah dari fungsi pintu air tersebut tetapi malah mengoptimalkan fungsinya.
Instalasi hidrolik
Cylinder dipasang secara vertical
Cylinder dipasangkan pada flange
Perlunya kesejajaran antara satu cylinder dengan cylinder lain
Untuk 1 pintu air digunakan 2 cylinder seperti yang disimulasikan pada sirkuit diagram tersebut, apabila terdapat lebih dari 1 pintu air, bisa dikalkulasikan lagi dengan tetap menggunakan 2 cylinder tetapi dimensi yang berbeda.
Coupling antara cylinder dengan pintu air perlu penghitungan lagi berdasarkan dari beban serta luas penampang pintu air tersebut
Kesimpulan :
Hidrolik adalah sebuah tenaga yang berasal dari fluida yang bertekanan, dimana dari fluida yang bertekanan tersebut dapat diubah menjadi tenaga mekanik
Hubungan antara teknologi pintu air sebelumnya dengan teknologi yang diusulkan (hidrolik) adalah saling terkait dengan menghasilkan sebuah gerakan pintu air untuk membuka dan menutup, hanya bedanya dalam hal pengoperasiannya.
Daftar Pustaka
Waldi, Donny.Sistem Kendali, Jaringan Wifi Terenkripsi, Status Ketinggian Air. Skripsi tidak diterbitkan. Padang:Universitas Putra Indonesia “YPTK”
http://www.boschrexroth.com/en/xc/
http://id.wikipedia.org/wiki/Bendungan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar